Kamus dan Daftar Istilah Biologi

Daftar Istilah alias kamus Biologi ini yang telah dirangkum dari beberapa situs atau blog. Silahkan cari apa yang kamu inginkan. Ketik CTRL + F pada keyboard agar lebih mudah dalam mencari.

Abiotik : Benda mati.
Abisal : Pembagian bioma air laut dengan kedalaman daerah lebih dari 2000 meter.
Adaptasi : Penyesuaian diri suatu organisme terhadap lingkungan tempat hidupnya.
Aerobik : Bakteri (dan sel lain) yang melakukan pernafasan dengan menggunakan oksigen bebas.
Agen : Bibit penyakit.
Akinet : Sel yang mengalami penebalan dinding, ukurannya membesar dan didalamnya terdapat spora (endospora).
Alogami : Penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang sejenis.
Altituda : Letak suatu daerah bardasarkan tingginya dari permukaan air laut.
Amitosis : Proses pembelahan sel secara langsung tanpa melalui fase pembelahan sel tertentu.
Anaerobik : Bakteri (dan sel lain) yang melakukan pernafasan tanpa memerlukan oksigen bebas.
Anemogami : Penyerbukan yang diperantarai oleh angin.
Angiospermae : Tumbuhan biji terbuka.
Anteridiofor : Tangkai anteridium.
Anteridium : Organ pembentuk sel kelamin jantan (spermatozoid) pada tumbuhan paku atau lumut.
Antibodi : Zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bakteri/kuman.
Antigen : Zat yang dapat merangsang pembentukan antibodi jika diinjeksikan ke dalam tubuh.
Antitoksin : Zat pelawan antigen (benda asing yang masuk tubuh).
Antropogami : Penyerbukan yang dibantu oleh manusia; disebut juga penyerbukan sengaja atau buatan.
Aplanospora : Spora yang tidak memiliki flagela.
Arkegonium : Bagian tubuh tumbuhan yang berfungsi untuk alat reproduksi; menghasilkan sel gamet betina (Ovum).
Autogami : Penyerbukan sendiri.
Autotrof : Organisme berklorofil yang mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik.
Avitaminosis : Penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin. 


Badan kutub (polar body) : Produk meiosis seluler haploid yang tidak fungsional, selain oosit.
Bakteri (bacterium) : Mikroorganisme bersel tunggal yang tidak memiliki inti sel sejati.
Basidiokarp : Tubuh buah yang merupakan tempat tumbuhnya basidium dalam Basidiomycota.
Basidiomycota : Jamur makroskopik.
Basil (bacillus) : Bakteri berbentuk batang.
Batial : Pembagian bioma air laut dengan kedalaman daerah 200 – 2000 meter.
Beri – beri : penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin B.
Bibit Unggul : Bibit hasil seleksi secara buatan yang mempunyai sifat – sifat sesuai dengan keinginan kita.
binomial nomenklatur : Penamaan jenis (spesies) dengan menggunakan dua nama.
Biodiversitas : Keanekaragaman hayati.
Biogenesis : Teori yang menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup.
Bioma : Sekelompok makhluk hidup yang menempati daerah luas di permukaan bumi.
Biosfer : Lapisan bumi yang dihuni oleh makhluk hidup.
Bioteknologi : teknologi yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk yang berharga bagi manusia.
Biotik : Makhluk hidup, benda hidup.
Blastokist (blastocyst) : Embrio mamalia saat memasuki dinding uterus.
Blastomer (blastomere) : Salah satu sel hasil pembuahan sel telur di tahap awal.
Blastula : Bola sel berongga yang dihasilkan dari pembelahan sel tahap awal pada perkembangan embrio.
BOD (Biological Oxygen Demand) : Kebutuhan oksigen secara biologis.
Brakte (bractea) : Salah satu bagian bunga, yaitu daun pelindung yang berfungsisebagai penarik perhatian serangga penyerbuk.
Bryophyta : Divisi lumut daun.


Cagar alam : Upaya pelestarian semua sumber daya alam yang ada untuk tidak dimanfaatkan agar terjaga kelestariannya.
Carolus Linnaeus : Tokoh yang mencetuskan system penamaan spesies dan penamaan berbagai macam tumbuhan.
Charles Darwin : Pelopor sistem klasifikasi berdasarkan filogeni.
Chlamydomonas : Contoh dari chlorophyta bersel tunggal yang dapat bergerak.
Chlorella : Contoh dari chlorophyta bersel tunggal tidak dapat bergerak.
Chlorophyta : Alga Hijau.
Chrysophyceae : Alga Cokelat-Keemasan.
Chrysophyta : Alga Keemasan.
Ciliata : Protista bersel satu yang permukaan tubuhnya memiliki banyak rambut getar (silia).
Ciri poligenik (polygenic trait) : Ciri fenotipe yang dipengaruhi beberapa gen.
Coniferophyta : Tumbuhan pembawa kerucut, karena alat reproduksinya berbentuk kerucut (strobilus).
Culex : Sejenis nyamuk rumah yang menyebarkan larva cacing Filaria penyebab penyakit kaki gajah.
Cyanobacteria : Alga Hijau-Biru.
Cyanophyta : Alga Biru.
Cycas rumphii : Pakis haji.


Degenerasi : Penyusutan (tidak tumbuh sempurna).
Dekomposer : Mikroorganisme yang berperan menguraikan zat – zat sisa organik.
Denitrifikasi : Proses pengubahan amonium menjadi nitrogen bebas di udara oleh bakteri.
Detritivor : Hewan pemakan hancuran/serpihan sisa bahan – bahan organik.
Deuteromycota : Jamur tak tentu.
Dihibrid : Dua sifat berbeda.
Dikotil : Dua kotiledon atau dua daun lembaga/kotil pada biji.
Diploid : Kromosom yang berpasangan.
Dislokator : Sel dinding, yaitu sel yang berasal dari hasil pembelahan sel generatif pada Gymnospermae.
Divisi : Merupakan tingkatan takson yang menghimpun beberapa kelas yang memiliki persamaan ciri – ciri.
DNA (Deoxyribonucleic acid) : Asam nukleat yang digunakan untuk menentukan hubungan kekerabatan makhluk hidup.
Dominan : sifat yang muncul pada suatu organisme.


Ekosistem : Suatu sistem yang di dalamnya terdapat interaksi antara komponen biotik dan abiotik.
Eksplan : Pertumbuhan tumbuhan di luar tubuh dengan media kultur.
Ekstensifikasi Pertanian : Usaha memperluas lahan pertanian sehingga hasil yang diperoleh makin meningkat.
Embrio : Individu baru hasil pembuahan.
Embriogeni : Penyuburan lingkungan perairan.
Emigran : Orang yang meninggalkan tanah airnya dan pergi ke Negara lain untuk menetap.
Endemik : Hanya berada di satu kawasan atau daerah.
Endosperma : Cadangan makanan.
Endospora : Spora yang terbentuk dalam sel induk sendiri.
Entomogami : Penyerbukan yang diperantai oleh serangga.
Epididimis : Anak testis.
Epiteka : Tutup sel pada diatom.
Eukariot : Organisme yang bermembran inti.
Eukariotik : Sel organisme yang bahan intinya diselubungi oleh membran inti.
Evolusi : Perubahan struktur alat tubuh organisme yang berlangsung sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama.


Fasciola : Cacing hati.
Fenotipe : Sifat yang tampak.
Fertil : Subur.
Fertilisasi : Peleburan sel telur dengan spermatozoid (pembuahan).
Fetus : Janin yang sudah memperlihatkan bagian – bagian tubuh dengan jelas atau sempurna.
Fikoeritrin : Pigmen merah laut air yang terdapat pada kloropas Rhodophyta.
Fikosianin : Pigmen biru laut air yang terdapat pada kloropas Rhodophyta.
Filial : Anak keturunan / generasi.
Filogeni : Sejarah evolusi makhluk hidup.
Flagela : Tonjolan berbentuk cambuk pada sutu sel yang berguna untuk alat gerak.
Flagellata : Golongan hewan bersel satu yang bergerak dengan menggunakan bulu cambuk.
Formalin : Bahan pengawet organ tubuh, binatang, atau mayat.
Fosil : Sisa – sisa makhluk hidup yang sudah membatu.
Fotik : Daerah yang dapat ditembus cahaya dalam bioma air.
Fragmentasi : Cara perkembangbiakan suatu organisme dengan jalan memotong tubuh menjadi beberapa bagian dengan setiap potongan tubuhnya dapat tumbuh menjadi individu baru.


Galur murni : Keturunan yang masih memiliki sifat asli.
Gamet : Sel kelamin.
Gametangium : Gonad pada tumbuhan.
Gastrodermis : Lapisan kulit yang berfungsi sebagai usus.
Gastrovaskuler : Usus yang berfungsi sebagai pengedar makanan.
Gen : Faktor pembawa sifat keturunan dari suatu individu.
Generatif : Perkembangbiakan secara kawin.
Genotipe : Sifat yang tidak tampak dari luar.
Gizi : Zat makanan, komponen penyusun bahan makanan yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan serta manjaga kesehatan tubuh.
Gnetum gnemon : Melinjo.
Gonad : Sel induk pembentuk sel kelamin.
Guano : Pupuk yang berasal dari kotoran burung atau kelelewar yang mengandung fosforus tinggi.
Gymnospermae : Tumbuhan biji terbuka.
Genetika : Cabang biologi yang mempelajari tentang pewarisan sifat.


Habitat : Tempat hidup suatu organisme mulai dari lahir, berkembang biak, sampai mati.
Haploid : Kromosom yang tidak berpasangan.
Herbivora : Hewan pemakan tumbuh – tumbuhan.
Hermafrodit : Organ pembentuk sel kelamin jantan dan betina yang terdapat dalam satu tubuh.
Heterozigot : Pasangan gen yang tidak sama.
Hibrid : Hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda.
Hibridisasi : Persilangan dari populasi yang berbeda.
Hidrofit : Tumbuhan yang hidup di dalam air.
Hidrogami : Penyerbukan yang diperantarai oleh air.
Hifa : Benang – benang jamur.
Higiene : Upaya pengelolaan kesehatan yang mengarah pada usaha kesehatan individu.
Higrofit : Tumbuhan drat yang hidup di tempat lembab.
Homologi : Sama bentuk dan struktur karena berasal dari asal – usul yang sama.
Homozigot : Pasangan gen yang sama.
Hospes : Inang.


Implantasi : Proses penempelan zigot pada dinding rahim.
Imunisasi : Upaya menambah kekebalan tubuh terhadap penyakit dengan serum / vaksin.
Indusium : Tonjolan daun yang melindungi sorus pada tumbuhan paku.
Insektisida : Obat pembunuh serangga.
Inseminasi : Kawin suntik.
Intensifikasi Pertanian : Usaha peningkatan cara bertani dari yang tradisional ke cara yang lebih modern sehingga dapat meningkatkan hasil yang diperoleh.
Interferon : Protein khusus yang dihasilkan tubuh yang dapat mencegah infeksi virus.
Intermediat : Sifat yang bersama – sama pada suatu organisme.
Inti sel (nucleus) : Bagian sel eukariot yang dilingkupi membran inti dan berisi kromosom.
Intron : Bagian gen yang tidak menyandi. Sebagian besar gen eukariot terdiri dari sekuens DNA intron dan ekson yang berselang seling.
Inversi (inversion) : Kondisi genetis ketika segmen kromosom mengalami rotasi 1800 dari orientasi linear aslinya.
Isogami : Bentuk dan ukuran sel kelamin jantan dan betina sama.


James Watson : Tokoh yang menemukan struktur DNA dan RNA.
Jamur : Organisme eukariotik dan tidak berklorofil.
Jantan : Alat sel kelamin yang menghasilkan sperma.
Jantung Koroner : Penyakit yang disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah jantung.
Jaring – jaring makanan : Peristiwa memakan dan dimakan yang digambarkan dalam bentuk jaring – jaring yang saling berhubungan.
Junk Food : Makanan sampah yang tidak baik untuk dikonsumsi.


Kalaza : Bagian dasar bakal buah pada Angiospermae.
Kapsid : Selubung virus yang tersusun atas protein.
Kapsomer : Suatu unit protein penyusun kapsid.
Karnivora : Hewan pemakan daging.
Knidoblas : Sel – sel beracun pada ubur – ubur.
Kodominan : Persilangan monohibrid dominant tak penuh.
Konjugasi : Perkembangbiakan makhluk hidup yang belum jelas alat kelaminnya.
Konseptakel : Tempat anteridium / arkegonium pada Fucus.
Konservasi : Upaya pelestarian sumber daya alam.
Kopulasi : Penyimpanan sel sperma dari alat kelamin jantan ke dalam alat kelamin betina.
Korion : Kantong embrio.
Kormus : Tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Korola : Mahkota bunga / tajuk bunga.
Kromonema : Benang kromosom.
Kromosom : Pembawa gen.


Labium : Bibir.
Lactobacillus bulgaricus : Bakteri untuk membuat yoghurt.
Ladybird : Sejenis kepik yang merupakan predator alami bagi serangga hama.
Larva : Tingkat kehidupan suatu hewan sesudah menetas dari telur.
Lembar fotosintesik : Pada bakteri terdapat pelipatan membran sel ke arah sitoplasma.
Letal : Dapat mengakibatkan kematian.
Limnetik : Daerah yang terbuka dan dapat ditembus cahaya matahari.
Lingkungan : Abiotik membentuk suatu kesatuan.
Lipida : Lemak.
Lisozim : Enzim penghancur pada virus.
Lokus : Letak suatu gen pada kromosom.
Lotik : Ekosistem yang airnya mengalir.
Lumbricus sp. : Cacing tanah.
Lumut Kerak : Hubungan simbiosis antara jamur dan alga.


Malakogami : Penyerbukan yang diperantai oleh siput.
Malnutrisi : Penyakit yang disebabkan kekurangan zat makanan tertentu.
Megaspora : Spora yang berukuran besar, terbentuk di dalam megasporangium.
Metagenesis : Pergiliran keturunan antara keturunan seksual dan aseksual.
Metamorfosis : Pergantian bentuk dan struktur hewan dalam siklus hidupnya dari bentuk larva menjadi bentuk dewasa.
Mikrofil : Tempat masuknya spermatozoid ke dalam bakal biji pada tumbuhan biji.
Mikrosporosit : Sel induk pembentuk spermatozoid.
Miselium : Kumpulan benang – benang hifa.
Mitosis : Pembelahan inti sel.
Monohibrid : Satu sifat beda.
Mortalitas : Angka kematian.
mRNA : Hasil dari pencetakan (transkripsi) DNA.


Natalitas : Angka kelahiran.
Navicula : Salah satu contoh dari kelas Bacillariophyceae (Diatom).
Nektar : Kelenjar madu.
Neurospora sitophila : Jamur oncom.
Nikotin : Racun yang terdapat dalam tembakau.
Nimfa : Anak serangga yang tidak melewati tingkat larva, mirip bentuk dewasanya.
Nitrosomonas : Bakteri yang memecah NH3 menjadi HNO2, air, dan energi.
Nostoc : Sejenis Alga Hijau-Biru yang tubuhnya berbentuk bola.
Nukleotida : Senyawa yang tersusun atas gula, fosfat, dan basa purin atau pirimidin.
Nukleus : Inti sel.
Nukula : Tempat arkegonium pada Chara.


Obelia : Cnidaria air laut, yang hidup secara berkoloni.
Onkosfera : Embrio cacing pita yang baru menetas.
Oogenesis : Proses pembentukan sel telur.
Oogonium : Sel induk telur.
Ookinet : Zigot yang terbentuk.
Ookista : Sel telur belum matang.
Ordo : Tingkatan takson yang menghimpun beberapa famili.
Ornitogami : Penyerbukan yang diperantai oleh burung.
Ostium : Pori – pori pada tubuh Porifera yang berfungsi sebagai jalan masuknya air.
Ovarium : Tempat pembentukan sel telur.
Ovipar : Bertelur.
Ovotestis : Organ pembentuk sel telur manjadi satu dengan organ pembentuk sel sperma.
Ovovivipar : Bertelur dan beranak.
Ovum : Sel telur.


Parental : Induk.
Pedikulum : Tangkai bunga.
Penyerbukan : Peristiwa melekatnya serbuk sari ke kepala putik.
Perigonium : Tenda bunga.
Polusi : Pencemaran.
Polutan : Bahan yang mengakibatkan polusi.
Populasi : Kumpulan individu sejenis di suatu daerah tertentu.
Predator : Hewan pemangsa hewan lain.
Proglotid : Ruas tubuh cacing pita tempat berlangsungnya fertilisasi.
Prokarion : Inti tanpa membran inti.
Protalium : Calon tumbuhan paku.
Protonema : Calon tumbuhan lumut.
Provirus : Calon virus, terdiri dari asam inti.

Rekombinasi : Kombinasi baru.
Replikasi : Proses penggandaan asam nukleat (DNA).
Reproduksi : Perkembangbiakan.
Reseptakulum : Dasar bunga
Ribosom : Organel yang berfungsi mensintesis protein.
Rizoid : Akar semu.
Rizom : Batang yang tinggal di dalam tanah.


Sanitasi : Upaya mengelola kebersihan lingkungan.
Saprofit : Cara hidup dengan menguraikan sampah / sisa – sisa zat organik.
Segregasi : Pembelahan.
Seleksi alam : Seleksi yang dilakukan alam terhadap organisme.
Selulase : Enzim pencerna serat tumbuhan.
Selulosa : Serat tumbuhan.
Sentromer : Bagian dari kromosom yang berfungsi untuk mengatur gerakan kromosom pada saat terjadi pembelahan sel.
Sinergid : Sel telur cadangan.
Sitokinesis : Proses pembelahan sitoplasma.
Sorus : Kumpulan kotak spora (sporongium).
Spermatozoid : Sel sperma pada tumbuhan.
Spesies : Jenis makhluk hidup.
Spora : Inti sel yang berubah fungsi manjadi alat perkembangbiakan.


Talus : Akar, batang dan daun belum dapat dibedakan dengan jelas.
Tar : Komponen dalam asap rokok yang tinggal sebagai sisa sesudah dihilangkannya komponen nikotin dan cairan.
Teratogen : Bahan yang menyebabkan cacat embrio.
Transduksi : Peristiwa penggabungan DNA dari bakteri satu dengan bakteri lain dengan perantara virus.
Transgenik : Indivudu yang mendapat pindahan gen dari donor dan gen itu berekspresi padanya.
Translasi : Proses penerjemahan kode – kode untuk mensintesis protein.
Tropofil : Daun yang khusus berfungsi untuk fotosintesis.
Tubektomi : Pemandulan / sterilisasi pada perempuan.
Turba Fallopi : Saluran telur.


Ulangan : Banyaknya individu yang diberi perlakuan sama.
Urogenital : Gabungan antara saluran urine dal saluran kelamin.
Uterus : Rahim.


Vagina : Lubang kelamin wanita.
Vaksin : Patogen yang telah dilemahkan.
Vaksinasi : Tindakan untuk membuat seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu.
Variasi : Perbedaan kecil yang terdapat di antara individu sejenis.
Varietas ; Perbedaan besar dalam satu spesies.
Vas deferens : Saluran sperma.
Vasektomi : Pemandulan / sterilisasi pad laki – laki.
Vegetatif : Perkembangbiakan secara tidak kawin.
Virion : Satu unit lengkap virus yang dapat menginfeksi.
Vivipar : Beranak.


Weber : Garis yang membagi wilayah Indonesia berdasarkan penyebaran flora dan fauna.
Wendell Meredith Stanley : Tokoh yang berhasil mangisolasi dan mengkristalkan virus mosaik tembakau, dan ia menyimpulkan bahwa virus berbeda dengan bakteri.


Xerofit : Tumbuhan darat yang hidup di tempat kering.
Xilem : Jaringan pengankut yang menyangkut zat makanan dari akar ke seluruh tubuh.


Yolk : kuning telur.

Zoidiogami : Pernyebukan yang diperantai oleh hewan.
Zigospora : Hasil peleburan dua spora.
Zigot : Calon individu baru sebagai hasil peleburan sel kelamin jantan dan betina.

Soal Cerita Timun Mas Bahasa Inggris

Ini adalah pembahasan perdana mengenai soal cerita untuk pelajaran bahasa Inggris. Di dalamnya akan terdapat sebuah cerita berjudul “Timun Mas” dalam bahasa Inggris yang akan diikuti dengan soal-soal tentang cerita tersebut. Dengan soal cerita ini sobat dapat belajar untuk mengerjakan soal berdasarkan teks bacaan, silahkan langsung dicek berikut!

Teks Soal Cerita Berjudul Timun Mas 

Silahkan baca dengan seksama teks yang akan ditampilkan berikut ini untuk menjawab soal-soal yang ada. Read the story carefully .Study the structure of the text. Answer the questions below.

Timun Mas
Orientation Long long time ago, there was a farmer couple. They were staying in a village near a forest. They lived happily.
Complication 1 Unfortunately, they hadn’t had any children yet.

Resolution 1 Every day they prayed to God for a child. One day a giant passed their home. He heard what they were praying. Then the giant gave them a cucumber seed.

“Plant this seed, then you’ll get a daughter,” said the giant. “Thank you, Giant,” said the couple. “But in one condition, in her 17-th birthday, you must give her to me,” said the Giant. The couple wanted a child so much that they agreed without thinking first.

Then the couple planted the cucumber seed. Each day they took care the growing plant so carefully. Months later, a golden cucumber grew from the plant. The cucumber was getting heavier and bigger each day. When it was ripe, they picked it. Carefully they cut out the cucumber and how surprised were they when they found a beautiful baby inside. They were so happy. They named the baby Timun Mas, or Golden Cucumber.

Complication 2 Years were passing by and Timun Mas had grown into a beautiful girl. Her parents were very proud of her. But their happiness turned to fear when her 17th birthday came. The giant returned to ask for their promise. He was going to take Timun Mas away.

Resolution 2 The farmer tried to be calm. “Just a moment, please. Timun Mas is playing. My wife will call her,” he said. Then the farmer came to his daughter. “My child, take this,” as he was giving her a little bag to Timun Mas. “This will help you from the giant. Now, run as fast as you can,” he ordered. So Timun Mas ran away.

Complication 3 The couple was very sad about her leaving. But they didn’t want the giant to eat Timun Mas. Meanwhile, the giant had been waiting for too long. He became impatient. Somehow he knew that the couple had lied to him. So he destroyed their house and ran for Timun Mas.

The giant was chasing Timun Mas and he was getting closer and closer. Timun Mas then took a handful of salt from her little bag. She spread out the salt behind her. Suddenly a wide sea appeared between them. The giant had to swim to reach her

Resolution 3 Timun Mas was still running, but now the giant almost caught her. Then she took some chilly and threw them to the giant. The chilly suddenly grew into some trees and trapped the giant. The trees grew some thorns as sharp as a knife. The giant screamed painfully. At the mean time, Timun Mas could escape again.

Complication 4 But the giant was very strong. Again he almost caught Timun Mas. So Timun Mas took the third magic stuff, the cucumber seeds. She threw the seeds and suddenly they became a wide cucumber field. The giant was very tired and hungry so he ate those fresh cucumbers. He ate too much that he felt sleepy and fell asleep soon.

Resolution 4 Timun Mas kept on running as fast as she could. But soon she was very tired herself. To make things worse, the giant had woken up! Timun Mas was so scared. Desperately she then threw her last weapon, terasi (a kind of shrimp pasta). IT did a miracle again. The pasta became a big swamp. The giant fell into it but his hands almost reached Timun Mas. Suddenly the lake pulled him to the bottom. The giant panicked and he couldn’t breathe. At last he was drown.

Re-orientation Timun Mas was very relieved. She was safe now. Then she returned to her parents’ house. Her parents were of course very happy to see their daughter safe and sound. “Thanks God. You have saved my daughter,” they cried happily. From then on, Timun Mas lived happily with her parents with no fear anymore.
(Taken from : Kumpulan Cerita: Mahayana: 2005)

Soal Cerita Pelajaran Bahasa Inggris

Setelah membaca teks di atas, silahkan langsung uji pemahaman sobat mengenai teks tersebut dengan menjawab soal-soal pelajaran bahasa Inggris berikut ini.

Questions A:
  1. What is the purpose of the text?
  2. Is the story useful for you?
  3. What can you learn from the story?

Questions B:
  1. Who were the characters of the story?
  2. Where did the story happen?
  3. Why did the farmers pray to the God?
  4. How did he get the farmers get their daughter?
  5. What was her name?
  6. Why did the giant come again to the farmer’s house?
  7. What things brought by Timun Mas when she escaped?
  8. What did those things use for? How? 
  9. How did the giant die?
Demikianlah pembaruan soal dan jawaban kali ini khusus bagi sobat semua yang sedang belajar bahasa Inggris melalui Soal Cerita Timun Mas Bahasa Inggris. Sampai disini, semoga bermanfaat.

Latihan Soal Semester 2 Bahasa Inggris SMK Kelas 12

Latihan Soal Semester 2 Bahasa Inggris SMK Kelas 12. Masih untuk pelajaran bahasa Inggris sekarang akan dibahas latihan soal untuk semester 2 kelas XII (12) untuk sobat SMK yang merupakan sambungan pembahasan soal dan jawaban sebelumnya yaitu Soal Latihan Semester Bahasa Inggris SMK Kelas 12 dan Jawaban. Yang membutuhkannya silahkan langsung diikuti uraian singkat berikut sebagai pengantar.

Contoh Latihan Soal Semester 2 untuk SMK 

Ada baiknya sebelum memutuskan untuk mempelajari latihan-latihan soal sobat pelajar melihat dahulu beberapa contohnya sehingga sobat dapat menentukan apakah soal tersebut sesuai dan perlu dipelajari atau tidak. Untuk itulah sebelum dibagikan secara lengkap berikut akan saya sertakan beberapa contoh soal latihan semester yang dapat sobat pelajari sebagai pemanasan.

Dialog 1 is for questions 21-23.
Assistant : Can I help you, Sir?
Rendy : Yes, certainly. I'm looking for leather shoes.
Assistant : Oh, you can see over there, Sir. Let me give you some.
Rendy : …….

21. The best response for assistant expressions is ………
a. That's great. Well done.
b. Yes I would like you to give me some.
c. I want a beautiful shoes.
d. Yes, please. Thank you very much.

22. What kind of expressions does the assistant say in the dialog?
a. Introducing.
b. Complementing .
c. Offering.
d. Thanking.

23. What does the assistant offer to Rendy?
a. Shoes.
b. Leather.
c. Clothes.
d. Help.

Dialogue 2 is for the questions 24 and 25.
Deni : Hi, Andi. Did you hear that Rudi fell off her motorcycles?
Andi : Oh really? That's terrible. Where is he now? Is he in the hospital?
Deni : Yes, he is in the Sumber Waras Hospital.
Andi : ………

24. What is the best response for Deni's expressions?
a. Well. I’m really sorry to hear this.
b. Oh that's too bad. Was he hurt?
c. Oh really? Wonderful.
d. Wow, what a surprise!

25. What kind of expressions does Andi say to respond to Deni's bad news?
a. Surprise.
b. Sympathy.
c. Happy.
d. Showing attention.

Dialog 3 is for the questions 26-28.
Customer : Excuse me. Could you show me how this vacuum cleaner works?
Shopkeeper : It's very easy. First, you make sure the power is turned off. Then, this clip is pressed down. The back is lifted off, and then the dust bag is taken out like this.
Customer : Oh that is easy. OK fine. I think I'll take this one. Can it be delivered.
Shopkeeper : Sure. We can deliver it right away to your home.
Customer : Fine.

26. What does the customer ask to the shopkeeper?
a. How to operate machine.
b. How to operate washing machine.
c. How to operate washing vacuum.
d. How to operate vacuum cleaner.

27. How many steps of instructions does the customer explain?
a. Two.
b. Three.
c. Four.
d. Five.

28. The following are the instructions of using vacuum cleaner, EXCEPT .
a. It's very easy
b. Make sure the power turned off
c. Pressed down the clip
d. Then the dust bag is taken out like this

Beberapa soal diatas merupakan contoh soal latihan yang dapat sobat pelajari, selain yang tertera tersebut masih ada latihan soal lain yang totalnya 45 soal latihan semester. Untuk mempelajarinya secara lengkap silahkan baca informasi yang akan diberikan berikut.

Salin Latihan Soal Bahasa Inggris Kelas 12 

Bagi sobat pelajar SMK kelas xii yang berniat mempelajari latihan soal Bahasa Inggris yang telah saya sebutkan diatas dapat langsung salin soal kelas 12 tersebut melalui tautan yang saya sediakan berikut ini.

Salin dan Pelajari 

Latihan Soal Bahasa Inggris Kelas 12 


Saya menyarankan bagi sobat yang benar-benar ingin kemampuan bahasa Inggrisnya lebih baik guna menunjang kebutuhan setelah lulus akan lebih baik jika dapat mempelajari soal-soal yang ada karena hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita secara tidak langsung dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam mengikuti ujian semester yang akan datang.

Dengan dibagikannya tautan diatas saya rasa update soal dan jawaban kali ini sudah lengkap, karena itu saya cukupkan sampai disini saja, semoga soal latihannya bermanfaat.

40 Contoh Judul Skripsi Kedokteran Gigi

40 Contoh Judul Skripsi Kedokteran Gigi - Ini adalah beberapa kumpulan judul skripsi bagi mahasiswa jurusan kedokteran gigi. Jumlahnya sekitar 30-40an judul. Silahkan dibaca dan disimak :
  • DAYA ANTIMIKROBA INFUSUM JAMBU AIR SEMARANG (Syzygium samarangense) TERHDAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutans, IN VITRO
  • EFEK XYLITOL TERHADAP RESISTENSI CANDIDA ALBICANS DALAM SERUM (UJI IN VITRO)
  • TINGKAT AKUMULASI KALKULUS PADA PEREMPUAN PASKAMENOPAUSE (Pemeriksaan Klinis di Wilayah Bekasi),
  • EFEK XYLITOL TERHADAP VIABILITAS DAN PROFIL PROTEIN SEL-SEL PULPA GIGI (IN VITRO)
  • PENGARUH XYLITOL TERHADAP PROSES REMINERALISASI EMAIL GIGI: ANALISIS KOMPOSISI KALSIUM, FOSFOR, DAN SENYAWA KRISTAL EMAIL (ANALISIS EDX DAN XRD), 
  • EFEK PENAMBAHAN GLUKOSA PADA SABOURAUD DEXTROSE BROTH TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (UJI IN VITRO)
  • HUBUNGAN KEDALAMAN INTRUSI AIR TERHADAP KEKERASAN SEMEN IONOMER KACA (SIK),
  • GEJALA, MEDIKASI, KELUHAN DI MULUT DAN KEMUNGKINAN OBAT JANGKA PANJANG PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS, (Studi Klinis pada Yayasan Lupus Indonesia Periode 13 November – 4 Desember 2008), 
  • EFEK ANTI JAMUR DARI KITOSAN DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI TERHADAP CANDIDA ALBICANS (Penelitian Eksperimental Laboratorik),
  • EFEK XYLITOL TERHADAP RESIKO KARIES DITINJAU DARI pH PLAK DAN pH SALIVA PADA PASIEN YANG MENGGUNAKAN ALAT ORTODONTI CEKAT,
  • EVALUASI KEBOCORAN MIKRO PADA TUMPATAN GLASS IONOMER CEMENT KONVENSIONAL DAN RESIN – MODIFIED GLASS IONOMER CEMENT KAVITAS SITE 1-SITE 2 GIGI PREMOLAR,
  • DIMENSI VERTIKAL FISIONLOGIS DENGAN METODE PHUSIOLOGIC REST POSITION DAN TEORI LEONARDO DA VINCI I SERTA II PADA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (KAJIAN PADA KELOMPUK USIA 18-23 TAHUN),
  • PENGARUH LAMANYA PERENDAMAN RESIN PIT DAN FISSURE SEALANT DI DALAM AIR TERHADAP NILAI PENYERAPAN DAN KELARUTANNYA,
  • EFEK TOPICAL FLUORIDE TERHADAP RESIKO KARIES DITINJAU DARI pH PLAK DAN pH SALIVA PADA PASIEN YANG MENGGUNAKAN ALAT ORTODONTI CEKAT,
  • PENGARUH EKSTRAK DAGING ALOE VERA 6.25%, 12.5% DAN 25% DALAM MEMPERCEPAT PROSES PENYEMBUHAN ULSERASI MUKOSA MULUT (PENELITIAN PADA TIKUS MODEL),
  • EFEK EKSTRAK CAMPURAN KULIT DAGING ALOE VERA 6.25%, 12.5% DAN 25% DALAM MEMPERCEPAT PROSES PENYEMBUHAN ULSERASI MUKOSA MULUT (PENELITIAN PADA TIKUS MODEL),
  • EFEK XYLITOL TERHADAP PROTEIN TOTAL DAN PROFIL PROTEIN SEL-SEL PULPA GIGI (IN VITRO),
  • EFEK KITOSAN TERHADAP VIABILITAS KULTUR GALUR SEL HSC-4 DAN A549 SECARA IN VITRO,
  • EFEK CHLORHEXIDINE TERHADAP RESIKO KARIES DITINJAU DARI pH PLAK DAN pH SALIVA PADA PASIEN YANG MENGGUNAKAN ALAT ORTODONTI CEKAT, 08
  • KORELASI USIA DENGAN PERUBAHAN LENGKUNG OKLUSAL AKIBAT KEHILANGAN GIGI POSTERIOR BERDASARKAN NILAI EKSTRUSI GIGI ANTAGONIS, 
  • PERBANDINGAN EFEKTIVITAS BERKUMUR DENGAN LARUTAN TEH HIJAU SEDUH KONSENTRASI 100% DAN 25% DALAM MENGHAMBAT PEMBENTUKAN PLAK GIGI SECARA KLINIS PADA ENAM PERMUKAAN GIGI (Penelitian Klinis pada Mahasiswa FKG UI angkatan 2005-2008),
  • KORELASI JUMLAH KEHILANGAN GIGI POSTERIOR DENGAN PERUBAHAN LENGKUNG OKLUSAL (BERDASARKAN NILAI EKSTRUSI GIGI ANTAGONIS), 08
  • PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN DENTAL BERDASARKAN USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP LINGKUNGAN PERAWATAN DENTAL PADA ANAK USIA 7 DAN 10 TAHUN
  • PENGARUH PENGUNYAHAN PERMEN KARET YANG MENGANDUNG XILITOL TERHADAP LAJU ALIRAN SALIVA PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI PESANTREN AL-HAMIDIYAH DEPOK TAHUN 2008 
  • PROFIL PROTEIN SEL GALUR KARSINOMA SKUAMOSA RONGGA MULUT HSC-3 DAN HSC-4 SERTA JARINGAN MUKOSA MULUT NORMAL,
  • PERBEDAAN KONTRAS OBYEK INTERDENTAL PADA RADIOGRAF PERIAPIKAL YANG MENGGUNAKAN FILTER ALUMUNIUM, DENGAN PERBEDAAN WAKTU PENCUCIAN DIDALAM LARUTAN DEVELOPER (Studi Pendahuluan pada Phantom Radiografik),
  • PERBEDAAN DETIL GAMBAR RADIOGRAFIS OBYEK INTERDENTAL PADA MODEL GIGI MENGGUNAKAN FILM INSTANSI DENGAN DAN TANPA FILTER,
  • KARIES PADA ANAK USIA 72-144 BULAN DI SEKOLAH DASAR TARSISIUS VIRETA YAYASAN BUNDA HATI KUDUS, TANGERANG,
  • HUBUNGAN KONSENTRASI PROTEIN TOTAL SALIVA DENGAN pH SALIVA TANPA STIMULASI PADA PENYANDANG DIABETES MELITUS TIPE 2 TERKONTROL BURUK,

Teori X dan Y dari Frederick Mc Gregor

Teori X dan Y dari Frederick Mc GregorTeori motivasi yang menggabungkan teori internal dan teori eksternal yang dikembangkan oleh Frederick Mc. Gregor. Ia telah merumuskan dua perbedaan dasar mengenai perilaku manusia. Kedua teori tersebut disebut teori X dan Y. Teori tradisional mengenai kehidupan organisasi banyak diarahkan dan dikendalikan atas dasar teori X. 


Adapun anggapan yang mendasari teori-teori X menurut Reksohadiprojo dan Handoko (1996 : 87 )
  • Rata-rata pekerja itu malas, tidak suka bekerja dan kalau bisa akan menghidarinya. 
  • Karena pada dasarnya tidak suka bekerja maka harus dipaksa dan dikendalikan, diperlakukan dengan hukuman dan diarahkan untuk pencapaian tujuan organisasi. 
  • Rata-rata pekerja lebih senang dibimbing, berusaha menghindari tanggung jawab, mempunyai ambisi kecil, kemamuan dirinya diatas segalanya. 
Teori ini masih banyak digunakan oleh organisasi karena para manajer bahwa anggapn-anggapan itu benar dan banyak sifat-sifat yang diamati perilaku manusia, sesuai dengan anggapan tersebut teori ini tidak dapat menjawab seluruh pertanyaan yang terjadi pada orgaisasi. Oleh karena itu, Mc. Gregor menjawab dengan teori yang berdasarkan pada kenyataannya. 

Anggapan dasar teori Y adalah : 
  • Usaha fisik dan mental yang dilakukan oleh manusia sama halnya bermain atau istirahat. 
  • Rata-rata manusia bersedia belajar dalam kondisi yang layak, tidak hanya menerima tetapi mencari tanggung jawab. 
  • Ada kemampuan yang besar dalam kecedikan, kualitas dan daya imajinasi untuk memecahkan masalah-masalah organisasi yang secara luas tersebar pada seluruh pegawai. 
  • Pengendalian dari luar hukuman bukan satu-satunya cara untuk mengarahkan tercapainya tujuan organisasi.

DOWNLOAD SOAL OSN IPS SMP

karena adanya suatu permintaan untuk menshare soal OSN IPS SMP. maka alian dapat mendownloanya pada link di bawah ini. semoga soal yang saya dapat dari tetangga saya ini berguna dan bermanfaat untuk kalian semua. jangan lupa bagi-bagikan ke teman yang lain agar kita semua memiliki ilmu untuk masa depan. jadikan anak bangsa sebagai anak yang cerdas dalam kehidupannya.

untuk download silahkan klik link di bawah ini:

download file soal osn ips
 

Kumpulan Soal Jawaban Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger