• Home
  • About
  • Contact
  • Sitemap
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advertise
Kumpulan Soal Jawaban
  • Home
  • Latihan
  • Bahasa Inggris
  • Ujian
  • Matematika
  • Soal MID
  • SMA
  • SMK
  • SMP
  • SD
Home → Matematika SMA → Matematika SMP → Teori dan Rumus Peluang Matematika

Teori dan Rumus Peluang Matematika

om
Matematika SMA, Matematika SMP
1. Faktorial adalah perkalian bilangan-bilangan dari n sampai 1 dinotasikan “!”.

n! dibaca n faktorial

2. Permutasi adalah susuna dari unsur-unsur dengan memperhatikan urutan
  • banyaknya permutasi dari n buah unsur yang diambil dari n buah unsur yang berbeda adalah P(n,n)=n!
  • banyaknya permutasi dari k buah unsur yang diambil dari n buah unsur yang berbeda adalah : P(n,k) = n!/(n-k)!
  • banyaknya permutasi dari k buah unsur yang diambil dari n buah unsur yang berbeda jika setiap unsur boleh disusun berulang adalah : P(n,k) = n pangkat k
  • jika n unsur disusun di dalam suatu lingkaran secara siklis, maka akan terjadi permutasi siklis sebanyak : P(n,n) = (n-1)!
  • banyaknya permutasi dari n unsur dengan p, q,dan r unsur yang sama adalah sebagai berikut : P(n,p,q,r) = n!/p!.q!.r!
3. Kombinasi adalah pengelompokan unsur-unsur tanpa memperhatikan urutannya.
  • banyaknya kombinasi dari n unsur yang berbeda di ambil k unsur adalah sebagai berikut : C(n,k) = n!/k!(n-k)!
4. Peluang (probabilitas)
  • jika n(A) banyaknya peristiwa yang diharapkan, dan n(S) banyaknya semua peristiwa yang mungkin terjadi, maka probabilitas terjadinya peristiwa yang diharapkan adalah : P(A) = n(A)/n(S)
  • jika n(A) banyaknya peristiwa yang diharapkaan, dan n(A’) banyaknya peristiwa yang tidak diharapkan, maka probabilitas terjadinya peristiwayang diharapkan adalah : P(A) = n(A)/n(A)+n(A’)
  • P(A) = n(A)/n(S), maka 0
  • P(A) = 0, maka A tidak mungkin terjadi
  • P(A) = 1, maka A pasti terjadi
  • jika P(A) peluang terjadinya peristiwa A dan n banyaknya percobaan, maka frekwensi harapan terjadinya A adalah : H(A) = n P(A)
5. Dua Kejadian Saling Lepas atau Saling Asing
Misalkan A dan B dua peristiwa yang diharapkan, bila terjadinya A menyebabkan tidak terjadinya B, maka dua peristiwa itu disebut dua peristiwa yang saling lepas atau saling asing.
Rumus :
P(A atau B) = P(A) + P(B)
P(A U B) = P(A) + P(B), dengan ketentuan A n B = himpunan kosong

6. Dua Kejadian Saling Bebas
Misalkan A dan B peristiwa yang diharapkan. Bila terjadinya A tidak mempengauhi terjadinya B, maka dua peristiwa itu disebut dua peristiwa yang saling bebas.
Rumus :
P(A dan B) = P(A) . P(B)
P(A n B) = P(A) . P(B)
ADS HERE !!!

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • Perbedaan penggunaan a few dan a little
    A Few dan A L ittle mempunyai arti yang sama yaitu sedikit.   Pe rbedaannya   Few digunakan untuk countable nouns (kata benda yang dapat ...
  • Contoh Soal Ujian Sekolah SMA Online
    Melanjut pada pembahasan sebelumnya mengenai Soal Ujian Sekolah SMA, kali ini saya akan memberikan contoh soal dan pembahasan untuk ujian s...
  • Contoh Soal GLB :Gerak Lurus Beraturan (SMA)
    Untuk melatih kemampuan dan pemahaman pelajaran fisika SMA tentang GLB alias Gerak Lurus Beraturan , ada baiknya teman-teman coba menjawab ...
  • Kumpulan Kata Kerja (Verb) dalam Bahasa Inggris
    Kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris berfungsi memberikan informasi tentang apa yang dikerjakan oleh subjek dalam suatu kalimat. Sama...
  • Contoh Judul Skripsi Manajemen Pemasaran
    Berikut adalah beberapa Contoh Judul Skripsi Manajemen Pemasaran yang bisa kamu gunakan sebagai penelitian kamu : PENGARUH KUALITAS PE...
  • Peraturan Permainan Bola Basket
    Peraturan permainan bola basket yang baik dan teratur Peraturan Permainan bola basket Dalam bermain basket ada beberapa peraturan ...
  • Macam, fungsi, dan Anatomi Pembuluh Darah
    Macam-macam Pembuluh Darah Macam-macam pembuluh darah, yaitu : 1. Arteri (pembuluh darah nadi), yaitu pembuluh darah yang membawa darah ...
  • Perbedaan Tumbuhan Dikotil dan Monokotil
    Berikut adalah 8 perbedaan pada Tumbuhan Dikotil dan Monokotil, yaitu : 1. Bentuk akar  - Monokotil : Memiliki sistem akar serabut - D...
Copyright © 2015 Kumpulan Soal Jawaban. All rights reserved. My Notes Template. Simple Default Template edited by RT Media ™. Powered by Login